Pulihkan Perekonomian Riau, Ketua BEM Pertanian UIR minta BPTP Riau Lakukan Ini

banner 160x600

riaubertuah.id

PEKANBARU, RIAUBERTUAH.ID - Dalam pemulihan perekonomian di Provinsi Riau pemerintah selalu membuat strategis untuk pemulihan perekonomian pasca pandemi Covid-19 terkhusus dibidang pertanian. Daerah rawan pangan yang ada di Riau sampai sekarang masih menjadi PR pemerintah untuk mengatasinya.

Salah satu Kabupaten yang tergolong rawan pangan, seperti Kabupaten Kepulauan Meranti. Meskipun di sana banyak menghasilkan sagu, namun sagu itu belum menjadi makanan pokok. Karena sampai sekarang ini makanan pokok itu indikatornya masih beras.

Kita ketahui bahwa salah satu fungsi daripada Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) adalah: Pelaksanaan inventarisasi dan identifikasi kebutuhan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi, Pelaksanaan penelitian, pengkajian dan perakitan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi, Pelaksanaan pengembangan teknologi dan diseminasi hasil pengkajian serta perakitan materi penyuluhan.

“Dalam mengoptimalkan produksi bahan pangan melalui optimasi empat pilar sumberdaya dan sarana untuk peningkatan produksi pertanian, yakni: air untuk irigasi, pemakaian pupuk kimia secara optimal, penggunaan insektisida. Pestisida untuk menekan serendah mungkin pengaruh hama/penyakit sebagai organisme pengganggu tanaman, dan penggunaan varietas unggul berdaya hasil tinggi. Semua itu dibutuhkan masyarakat apalagi pemerintah dapat memberikan subsidi pupuk dan juga benih”. (Ujar Rian)

“Saya harap Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Riau dapat juga bekerja sama dengan Perguruan Tinggi/Universitas yang ada di Riau khususnya Fakultas Pertanian, kita ketahui bahwa peran mahasiswa juga sangat dibutuhkan dalam hal implementasi ataupun penerapan ilmu yang sudah di dapat dari kampus untuk di sosialisasikan terhadap masyarakat”. (tutup rian)