Pekanbaru - riautimes.co.id– Misliadi dalam hitungan hari kembali menjadi Wakil Rakyat, Anggota DPRD Riau sisa periode 2019-2024. Misliadi akan dilantik, Senin (14/2/2021) di ruang paripurna Gedung DPRD Riau. Misliadi merupakan Pengganti Antar Waktuntuk (PAW) Muhammad Adil Bupati Meranti terpilih dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Misliadi menjadi Anggota DPRD Riau ikut pileg 2019 lalu daerah pemilihan Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, dan Kabupaten Kepulauan Meranti.
Misliadi sosok pribadi yang ramah mudah bergaul dengan berbagai lapisan masyarakat ini merupakan senior sekaligus junior Muhammad Adil, Misliadi lebih senior dibanding M. Adil berkiprah di PKB. Misliadi menjadi anggota DPRD Kabupaten Bengkalis periode 20009-2014. Sementara M.Adil lebih dulu menjadi anggota DPRD Riau, Politisi Asal Meranti ini sudah dua periode menjadi anggota DPRD Riau, periode 2014-2019 dari partai Hanura dan 2019 kembali terpilih dari PKB. Kemudian, M. Adil terpilih menjadi Bupati Kepulauan Meranti pada pilkada serentak 2020 lalu.
Misliadi bukan nama dan wajah baru di kancah politik Bumi Lancang Kuning Provinsi Riau. Mantan Aktivis Alumni Susqa Riau ini berkiprah di Bengkalis menjadi Ketua PKB Bengkalis selama 11 tahun periode 2009-2020 dan Misliadi pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Bengkalis periode 2009-2014. Selain itu, Misliadi aktif dalam berbagai organisasi tidak hanya di parpol, tapi berbagai organisasi lainnya, menjadi Ketua Karang Taruna Kabupaten Bengkalis periode 2016-2021 dan Ketua Umum Persatuan Bola Volli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Bengkalis periode 2015-2019, 2019-2023.
Kemudian, tahun 2021 ini Misliadi naik kelas menjadi Anggota DPRD Riau sisa periode 2019-2024 dari Partai PKB. Tidak hanya untuk tingkatan Wakil rakyat, sekarang Misliadi juga naik kelas dipercaya menjadi Wakil Ketua DPW PKB Provinsi Riau.
Sementara riwayat pendidikan yang ditempuh Misliadi Pria kelahiran Tanjung Kapal ini tamatan SDN 026 Tanjung Kapal di Kampung Kelahiran Pria kelahiran tahun 1979 ini.
Kemudian, Misliadi memilih menjadi santri untuk menamatkan pendidikan tingkat menengah di MTs Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang, kemudian melanjutkan pendidikannya di MA Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang. Selanjutnya, Misliadi melanjutkan pendidikannya ke Pekanbaru untuk tingkat Perguruan Tinggi UIN Susqa Riau Misliadi menjadi aktivis kampus yang aktif berbagai organisasi, Misliadi berhasil meraih gelar Sarjana Hukum Islam (S.H.I). Terkait asmara, Misliadi yang memiliki istri bernama Wahidah, S.Pd.I dan memiliki buah cinta mereka seorang putra bernama Muhammad Farid Al Ghozy. (Nitahasanjaya)


