Libatkan Beberapa Pihak Untuk Mengantisipasi Karhutla

No comment 292 views
banner 160x600

riaubertuah.id

PEKANBARU, Riautimes.co.id - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution menyampaikan selain dihadapkan dengan pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau juga berupaya untuk mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada tahun 2021 ini.

Ia menuturkan bahwa antisipasi bencana Karhutla telah dilakukan Pemprov Riau bersama dengan berbagai pihak, seperti Forkopimda Riau, pemerintah kabupaten/kota dan komunitas masyarakat, serta dunia usaha, dengan terus meningkatkan pengawasan dan pemantauan terhadap Karhutla.

"Provinsi Riau pernah mengalami Karhutla yang cukup serius terutama di tahun 2015 yang sangat menggemparkan bukan hanya di Indonesia tapi sampai ke negara tetangga. Kemudian terjadi lagi pada tahun 2019 lalu," ujarnya dalam acara temu ramah bersama Pangdam I/ Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI Hassanudin, Di Gedung Daerah Balai Serindit, Selasa malam (02/02/2021).

Namun pada tahun 2020 Karhutla bisa diantisipasi dengan adanya terobosan dari Polda Riau dashboard Lancang Kuning, sehingga bisa menekan Karhutla di Riau. Pihaknya berharap semoga apa yang sudah dilakukan selama ini, pada tahun 2021 ini karhutla bisa dapat diantisipasi.
 
Dijelaskannya, Provinsi Riau merupakan Provinsi yang rawan Karhutla serta asap, kerana potensi gambut sangat besar di Pulau Sumatera termasuk di Riau besar yaitu 52,82%. Yang mana kedalamannya sampai 23 meter.

"Ini sangat mengerikan, kalau panas inilah sulit memadamkan apinya," ungkapnya.

Bencana kabut asap menimbulkan berbagai dampak, baik bagi Riau sendiri bagi provinsi lain maupun negara tetangga. Seperti dampak kesehatan berupa tingginya penyakit ISPA, dampak pendidikan berupa sekolah yang diliburkan. Kemudian, dampak ekonomi berupa lumpuhnya transportasi udara karena jarak pandang yang minim yang terjadi pada tahun 2015 dan 2019, dampak sosial berupa evakuasinya sekelompok masyarakat akibat tempat tinggalnya berbahaya karena api dan asap yang tebal.

"Kondisi ini selalu kita hadapi pada tahun lalu, itulah kita berharap pada tahun 2021 ini mudahan kondisi itu bisa kita atasi. Kerja sama aparat antara aparat TNI Polri juga sangat kita harapkan," tutupnya

 

sumber : MCR